Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... Setiap kali bangun tidur dan membuka
mata yang terucap adalah kalimah SyukurBahwa Allah masih mengizinkan kita
kembali menatap fajar. Merasai hembusan bayu pagi yang menyusup celah
jendela, dan menemui kembali apa yang semalam kita jumpai sebelum mata
terpejam. Semuanya masih seperti sediakala,tidak ada yang berubah ...
Kemudian melangkahlah dengan iringan doa di bibir untuk meneruskan perjalanan kehidupan ..
Dengan
bimbingan-Nya-lah kita ini tidak melangkah ke jalan yang salah. Tak
menjamah yang bukan hak, tak melihat yang dilarang, tak menjamah yang tak
halal, tak mendengar yang batil, dan tak banyak melakukan sia-sia.
Karena
setiap waktu yang dilewati pasti akan ditagih tanggungjawabnya. Lantaran
semua jalan yang dilalui akan diminta kesaksiannya atas diri kita....
Dan, seluruh indera kita ini akan diminta berbicara tentang apa-apa yang pernah tercipta ...
Hari
ini, masih ada yang terus lalai. Masih ada juga lengah sehingga terus
mencipta kesilapan. Walau segunung kuliah pernah didengar, mulut masih
mengucap dusta, telinga tetap tak mampu membendung irama-irama lalai, dan
masih saja ada perbuatan yang salah....
Sedangkan, paling
kurang 5 kali sehari lidah mengucap, tangan ini ditengadah, dan mata
menitikkan butir bening, sekaligus memohon perlindungan dari
Allah, dijauhkan dari salah dan dosa. Tetapi, masih juga langkah ini
menuju arah yang sesat...
Setiap hari menangis,setiap hari
meminta keampunan, tetapi setiap hari juga berbuat salah. Hari ini
mencipta dosa, esok sibuk bersujud, meluluhkan air mata,menyusun kalimah
doa, menganyam permohonan semoga Allah menghapuskannya - Jangan
bertangguh lagi....
Karena, entah sedetik kemudian kita ini tak lagi sempat memohon keampunan-Nya.
Lupakah kita bahwa waktu begitu cepat berlalu...Lupakah kita bahwa menyesal di akhirat hanyalah kesia-siaan yang nyata ..?
Bagaimana
jika hari esok tak pernah datang, Padahal baru saja seharian ini kita
berenang di lautan dosa,belum sempat menghapus noda hari ini, kemarin,
sebulan yang lalu.
Bagaimana jika Allah tak berkenan membukakan mata kita setelah sepanjang malam terlelap?
Bagaimana jika pertemuan dan keriangan bersama keluarga semalam adalah yang terakhir kalinya buat kita...
Ketika esok harinya roh ini melihat seluruh keluarga menangisi jasad kita yang terbujur kaku berselimut putih....
Bagaimana jika matahari esok terbit dari barat, tak seperti biasanya dari timur ...?
Padahal hari ini kita langsung lupa menyebut nama-Nya...
Padahal
hari ini, belum sempat mengunjungi satu persatu keluarga,
kerabat sahabat handai tolan, tetangga, dan orang-orang yang pernah
tersakiti hatinya oleh lidah dan tindakan kita...
Sudah terlalu lama tak mencium tangan orang tua mencari restu mereka, walau tak terhitung salah diri.
Belum lagi sempat menderma, setelah derma kecil beberapa tahun lalu yang sering kita banggakan...
Dan jika memang esok tak pernah datang, sungguh malanglah diri kita ini,
benar-benar
malang, bila belum sempat mencuci dosa sepanjang hidup, bila belum
mendengar ungkapan maaf daripada orang-orang yang pernah kita zalimi,
bila
belum sempat menyisihkan harta yang menjadi hak orang lain, bila belum
sempat meminta ampun atas segala salah dan silap yang tercipta...
Maka,
saat pagi ini Allah masih mempeekenankan diri kita menikmati
fajar, mulakan hari dengan kalimah, "Terima kasih, wahai Maha Pemurah".
"SEANDAINYA MANUSIA ITU TAHU TENTANG AIBNYA SENDIRINESCAYA TIDAK ADA ORANG YANG MAU MENCELA AIB ORANG LAIN"-Rabi' Bin Hutsam
Sesungguhnya
banyak manusia yang takut kepada Allah setelah melihat dosa-dosa yang
dilakukan orang lain. Tetapi sayangnya; mereka tidak merasa hal itu saat
melihat dosa-dosayang dilakukan sendiri....
Wahai sekalian
hamba Maha Pencipta,Siapa di antara kita yang kuat menahan malu,andai
kita tahu senarai kesalahan, kederhakaan, kemaksiatan, dan pelanggaran
yang telah kita lakukan? Siapa di antara kita yang mampu menahan rasa
hina tiada tara, jika kita mengetahui catatan perilaku buruk yang sudah
kita lakukan? Hidup yang kita lalui ini terlalu singkat. Tapi siapa yang
kuat menahan penyesalan akibat keburukan dan dosa yang kerap kita lakukan
berulang-ulang?
Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,mari
perbaharui taubat, mari perbanyakkan istigfar, dan mohon keampunan kepada
Maha Pengampun....
Rasulullah S.A.W menggambarkan bahawa
satu dosa itu seperti titik hitam di dalam hati.Semakin banyak titik
hitam di dalam hati, maka hati boleh menjadi hitam legam -- Tidak lagi
bercahaya. Cahaya tertutup oleh titik-titik hitam yang menjadikannya
tidak mampu lagi memandang dan menimbang kebenaran.....
Wahai
sekalian hamba Maha Pencipta,...Segeralah melepaskan diri dari
perbuatan dosa,beristigfarlah, dan bertaubatlah dengan sebenar-benarnya
taubat, InsyaAllah hati kita akan cemerlang seperti semula. Tapi bila kita
mengulangi perbuatan dosa, maka titik hitam itu akan bertambah hitam
hingga meliputi seluruh hatinya.....
Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,...
"KETAATAN
IDENTIK DENGAN CAHAYA BATIN DAN KEKUATAN FISIK. KEBAIKAN ITU MEMBERI
CAHAYA DALAM HATI, MELAHIRKAN KEKUATANBAGI TUBUH, SERTA MEMPENGARUHI
REZEKI".- Hasan Al-Bashri -
"SESEORANG DIHALANGI REZEKINYA KARENA DOSA YANG IA LAKUKAN"- HR. Ibnu Majah -
Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,....Mari tadahkan tangan, kita sama-sama berdoa :
"YA
ALLAH, JADIKAN KEDUDUKAN BATINKU LEBIH BAIK DARIPADA KEDUDUKAN LAHIRKU.
YA ALLAH, AKU BERLINDUNG PADA-MU DARI MENGANGGAP DIRIKU BESAR, TAPI
ENGKAU MENGANGGAPKU KECIL ..
YA ALLAH, AKU BERLINDUNG DENGAN RIDHA-MU DARI KEMURKAAN-MU, AKU BERLINDUNG DENGAN MAAF-MU DARI AZAB-MU".
Amin ....
Salam Terkasih ..Dari Seorang Sahabat Tuk Sahabat ....
~ o ~
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....
#BERSIHKAN
HATI MENUJU RIDHA
ILAHI#------------------------------------------------.... Subhanallah
wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta
Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....
Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/
: : : : : :: :: ::: : : :::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::: : : ::: :: : : : : :
Catatan yang saya dapat dari Strawberry, hufh.. Tidak ada banyak yang akan saya sampaikan semoga saja catatan ini memiliki banyak hikmah yang dapat kita ambil sebagai pelajaran, lebih memaknai hidup dan bermanfaat bagi kita, bisa membuka hati kita untuk menyerahkan hidup kita selalu pada Allah SWT.
Semoga bisa menjadi renungan yang positif yang membawa kebaikan bagi kita. :)
rabbanaa innanaa sami'naa
munaadiyan yunaadii lil-iimaani an aaminuu
birabbikum faaamannaa
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada
iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun
beriman". (Q.S. Ali Imran: 193)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar